Pengendalian skabies dan pedikulosis melalui pengobatan dan penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

  • Gita Dwi Prasasty Bagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya
  • Dwi Handayani agian Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya
  • Dalilah Dalilah Bagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya
  • Susilawati Susilawati Bagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya
  • Desi Oktariana Bagian Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya
  • Mareska Reggina Kristalia Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya
  • Attina Khairani Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya
Kata Kunci: Skabies, Pedikulosis, PHBS

Abstrak

Penyakit tropis terabaikan, diantaranya skabies dan pedikulosis, adalah penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan di Negara Indonesia. Pondok pesantren adalah lokasi berisiko dengan prevalensi skabies dan pedikulosis cukup tinggi karena memiliki hunian yang padat, kurangnya sanitasi lingkungan dan kebersihan perorangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan serta mengobati penyakit skabies dan pedikulosis di Pondok Pesantren X, Sumatera Selatan. Sebanyak 46 santri dan santriwati dengan keluhan gatal di kulit dan kepala hadir sebagai peserta dalam kegiatan yang dilaksanakan di Bulan November 2023. Pelaksanaan pengabdian terdiri dari pemeriksaan, penyuluhan dengan ceramah, serta pretest dan posttest. Metode pemeriksaan skabies dilakukan secara klinis sesuai kriteria IACS 2020, sedangkan pemeriksaan pedikulosis dilakukan dengan sisir serit terhadap santri  santriwati yang mengeluh gatal di kulit dan kepala. Kegiatan penyuluhan bertopik perilaku hidup bersih dan sehat, yang diawali dan diakhiri pretest dan posttest. Dari kegiatan pemeriksaan ditemukan 95% (44) santri menderita skabies dan 36% (17) santri menderita pedikulosis. Peserta cukup antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan, terbukti dari cukup banyaknya pertanyaan sehubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kegiatan harian di pondok pesantren. Kegiatan penyuluhan cukup berhasil yaitu terlihat dari meningkatnya nilai benar dan signifikansi (p < 0.05) hasil pretest dan posttest.

Diterbitkan
2025-03-31