Pelatihan kader Posyandu dalam upaya peningkatan kunjungan Posyandu Bougenville, Kelurahan Lok Bahu, Samarinda

  • Nurul Fitriani Az Zahra Department of Public Health, Faculty of Public Health, Mulawarman University
  • Rania Nasywa Azzahra Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Ahmad Fadhlil Azhim Abdullah Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Titania Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Adinda Naia Natasya Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Ahmad Daffi Maulany Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Iqbal Marcello Putra Hardani Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Alfonsus Dwi Saputro Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Nadia Sinta Aulia Safariana Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Mila Warma Sari Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Nur Rohmah Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Lies Permana Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Rina Tri Agustini Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
  • Annisa Nurrachmawati Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Mulawarman
Kata Kunci: Posyandu, Buah tangan, Media

Abstrak

Posyandu Bougenville di RT 46 Kelurahan Lok Bahu, Samarinda, menghadapi tantangan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama ibu balita, dalam kegiatan kesehatan. Kurangnya kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap kader Posyandu menjadi masalah utama. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan ke Posyandu melalui pelatihan kader dalam pembuatan media promosi digital dan pembuatan produk buah tangan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan kader dalam menciptakan media promosi yang menarik serta kemampuan pembuatan produk buah tangan. Setelah implementasi penggunaan media promosi digital dan pemberian buah tangan pada kegiatan posyandu menunjukkan terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan ke Posyandu, dari 20 pada bulan Oktober menjadi 26 pada bulan November. Pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan kader, tetapi juga menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu.

Diterbitkan
2025-11-30