Skrining hemoglobin dan edukasi gizi berbasis personal untuk pencegahan anemia pada santriwati Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Putri di Makassar
Abstrak
Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami remaja putri, termasuk santriwati, dan berdampak negatif pada kemampuan belajar, produktivitas, dan kesehatan jangka panjang. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi dan meningkatkan kesadaran santriwati terhadap status gizi dan kadar hemoglobin sebagai langkah awal deteksi anemia, sekaligus memberikan tatalaksana awal pencegahan dan penanganannya. Sebagian besar santriwati berada pada kelompok remaja dini (39,1%) dan memiliki status gizi baik (52,2%). Namun, 56,5% santriwati mengalami anemia, dengan rata-rata kadar hemoglobin di bawah batas normal. Anemia ditemukan tidak hanya pada santriwati dengan gizi kurang, tetapi juga pada yang bergizi baik dan gizi lebih, menunjukkan faktor penyebab yang lebih kompleks seperti rendahnya asupan atau bioavailabilitas zat besi. Program pengabdian ini berhasil mengidentifikasi tingginya prevalensi anemia pada santriwati melalui skrining cepat berbasis Point-of-Care Testing dan memberikan edukasi gizi serta penatalaksanaan anemia berbasis personal/individu sesuai permasalahan setiap santriwati. Di masa depan, intervensi sebaiknya dikembangkan menjadi program berkelanjutan dengan pelatihan kader pesantren, distribusi rutin tablet tambah darah, pemantauan kadar hemoglobin, serta integrasi pendidikan gizi dalam kurikulum pesantren.






