Deteksi dini kanker payudara dengan pemeriksaan sadari dan pemanfaatan tanaman obat keluarga

  • Syarinta Adenina Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
  • Rulan Adnindya Bagian Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
  • Nia Savitri Tamzil Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
  • Angun Kurnia F Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
  • Saniyyah Nur Fadillah Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
  • Amira Malikha
  • Melvin Renaldy Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
  • Mohammad Edgar Malikan Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
  • Muhammad Ayun Endratamma Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
  • Athira Medina Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
  • Muhammad Kevin Aprilio Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwiaya, Palembang, Indonesia
Kata Kunci: Kanker Payudara, SADARI, Pengetahuan, Tanaman Obat Keluarga, Jahe

Abstrak

Tingginya angka kejadian kanker payudara masih menjadi masalah di Indonesia sampai saat ini. Penanganan kanker payudara sulit dilakukan karena umumnya kanker ini ditemukan pada stadium lanjut. Padahal pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah cara mudah dan murah untuk mendeteksi dini kanker payudara. Penanganan kanker payudara sejak dini diharapkan dapat menurunkan angka kematian akibat kanker. Survei awal menunjukkan bahwa hampir seluruh ibu-ibu pengajian FKMT Sukarami tidak tahu mengenai pemeriksaan SADARI dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (jahe) untuk mencegah kanker payudara. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan SADARI dan pemanfaatan tanaman  obat keluarga. Kegiatan yang dilakukan adalah pemaparan materi, diskusi, dan demonstrasi. Evaluasi dilakukan dnegan mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah rangkaian kegiatan. Setelah dianalisis diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan mengenai kanker payudara, pemeriksaan SADARI dan tanaman obat keluarga (jahe) setelah penyuluhan.

Diterbitkan
2026-03-31